![]() |
| Antusiasme jamaah pengajian mewarnai pembukaan Pameran Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen. |
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen yang tahun ini menghadirkan berbagai sektor unggulan daerah dalam satu lokasi. Mulai dari pameran otomotif, perumahan, tanaman hias, produk UMKM, olahan ikan, festival kuliner, hingga pasar murah dapat dinikmati masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.
Sejak pagi hari, kawasan Gedung SMS telah dipadati masyarakat dan aparatur sipil negara yang mengikuti senam zumba bersama. Kegiatan olahraga tersebut menjadi pembuka sebelum pelaksanaan seremoni pembukaan pameran.
Dalam sambutannya, Sutrisna menyampaikan bahwa Hari Jadi Kabupaten Sragen tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah panjang perjalanan daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, keberadaan pameran menjadi sarana yang efektif untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai potensi usaha yang berkembang di Kabupaten Sragen. Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut juga membuka peluang transaksi ekonomi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha maupun masyarakat.
"Pameran ini merupakan ruang bersama untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah. Di sini masyarakat dapat melihat perkembangan sektor otomotif, properti, UMKM, kuliner, hingga produk pertanian dan tanaman hias yang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Sragen," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari perangkat daerah, komunitas, pelaku usaha, hingga sektor perbankan yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Salah satu area yang menjadi perhatian pengunjung adalah Government Autoshow (GAS) 2026. Berbagai kendaraan roda dua dan roda empat dari sejumlah dealer dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pameran otomotif diharapkan mampu mendorong minat masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor perdagangan kendaraan bermotor di Kabupaten Sragen.
Tak kalah menarik, pameran perumahan juga menghadirkan berbagai pilihan hunian yang ditawarkan oleh sejumlah pengembang. Pengunjung dapat memperoleh informasi terkait lokasi perumahan, fasilitas, hingga skema pembiayaan yang tersedia.
Di sisi lain, festival kuliner menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Beragam makanan dan minuman khas daerah disajikan oleh pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum Hari Jadi Sragen untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
Pameran tanaman hias dan produk olahan ikan turut melengkapi keragaman kegiatan. Kehadiran sektor tersebut menunjukkan potensi ekonomi kreatif dan usaha berbasis masyarakat yang terus berkembang di Kabupaten Sragen.
Selain sebagai ajang promosi usaha, panitia juga menghadirkan pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ekonomis.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi produk perbankan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menjadi salah satu mitra pendukung kegiatan. Masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai layanan keuangan dan produk perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha maupun perencanaan keuangan keluarga.
Rangkaian kegiatan pembukaan kemudian ditutup dengan pengajian yang diikuti ratusan jamaah. Kehadiran pengajian memberikan nuansa religius sekaligus menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Sragen yang telah memasuki usia ke-280 tahun.
Pameran Hari Jadi Kabupaten Sragen akan berlangsung hingga 30 Mei 2026 dan dibuka untuk masyarakat setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Pemerintah Kabupaten Sragen berharap kegiatan tersebut mampu menjadi sarana promosi daerah, memperkuat ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kebanggaan terhadap berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sragen.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Penulis : N.Hart - Bidang Penagihan dan Pelaporan Pendapatan Daerah - BPKPD Sragen
